Jelang FOMC, Greenback Dikecewakan Data Ekonomi AS

Berita Forex

Dolar AS terpantau meredup di sesi trading hari ini (14/6) setelah rilis sekumpulan data ekonomi yang meleset dari ekspektasi pasar. Dalam berita forex terkait, terungkap bahwa penurunan USD kali ini terjadi di tengah penantian rapat FOMC dan pidato Janet Yellen. Bagaimanakah cerita selengkapnya?

greenback dikecewekan data ekonomi

Retail Sales Meleset, Inflasi Masuk Ke Zona Negatif
Rilis data yang diturunkan hari ini berasal dari sektor retail dan indeks harga konsumen. Penjualan retail AS yang digadang-gadang naik 0.1% justru mencatatkan pelemahan -0.3% di bulan Mei. Departemen Perdagangan Amerika Serikat juga melaporkan penyusutan core retail sales ke level -0.3% dalam berita forex terkait. Perolehan itu jelas mengecewakan proyeksi yang memperkirakan kenaikan sebesar 0.2%.

Sejalan dengan hasil negatif retail sales, data inflasi AS turut menorehkan raihan mengecewakan. Dalam berita forex hari ini, CPI m/m Amerika Serikat jatuh ke poin -0.1% dan mengabaikan konsensus pasar yang mengharapkan stagnasi di 0.2%.

Greenback Tak Berdaya
Tak butuh lama bagi Dolar AS untuk menanggapi pencapaian buruk itu. EUR/USD yang tadinya bergerak stabil di 1.1208 langsung melompat 0.41% ke 1.1258, poin yang menjadi level tertinggi pair itu sejak 8 Juni. GBP/USD yang dalam berita forex akhir-akhir ini terus dilaporkan tertekan akibat ketidakpastian politik juga naik 0.17% ke level 1.2773.

Di sisi lain, USD/JPY, USD/CHF, dan USD/CAD merosot masing-masing sebanyak 0.40%, 0.25%, dan 0.55%. Mengikuti berita forex tersebut, AUD/USD dan NZD/USD terpantau sama-sama mengukir kenaikan sebesar 0.99% dan 0.79%.

Indeks Dolar AS yang mengukur kekuatan Greenback terhadap 6 mata uang mayor lain menyimpulkan catatan pair-pair mayor di atas dengan pelemahan 0.37% ke level 96.61. Dalam berita forex terkait, capaian tersebut dirangkum sebagai angka terendah sejak 8 Juni.

Pasar Optimis Suku Bunga AS Naik
Penurunan performa retail sales dan CPI AS memberi dampak cukup signifikan pada para investor Dolar yang sebenarnya tengah menantikan keputusan FOMC. Konsensus pasar sebelum ini telah meyakini jika The Fed akan menaikkan suku bunga dari 1.00% ke 1.25% melalui hasil rapat FOMC kali ini.

Selain itu, pidato Janet Yellen turut menjadi fokus dalam berita forex hari ini, karena pasar juga sedang menunggu indikasi kebijakan The Fed untuk menentukan kenaikan suku bunga di masa mendatang.