Dampak Pemilu AS Pada Perdagangan Di Indonesia

Berita Forex

Dampak Pemilu AS Pada Perdagangan Di Indonesia

Menjelang dari dilaksanakannya Pemilu Presiden Amerika Serikat yang bakal menjadi pusat perhatian dari banyak orang di dunia. Negara berpengaruh kepada pergerakan ekonomi dunia ini bakal menyelengarakan pemilu pemilihan presiden untuk bulan depan, tepatnya berada di tanggal 8 November 2016.

Mengenai dari penyelenggaraan pemilu presiden AS tersebut, maka hasil dari Pilpres AS ini akankah memberikan dampak kepada ekonomi di Indonesia? Ada dampaknya, hasil dari pilpres AS yang bakal di gelar pekan depan ini di anggap memberikan dampak kepada perdagangan di Indonesia. Namun dari dampak tersebut  jauh lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara yang mempunyai level perdagangan besar dengan pihak Amerika Serikat, seperti contohnya Vietnam dan Malaysia.

Seperti keterangan dari Wellian Wiranto seorang Ekonom OCBC Singapura. Dirinya menyebutkan bahwa saat ini pasar global yang sedang melakukan tindakan antisipasi seandainya kalau salah satu calon seperti Donald Trump terpilih menjadi pengganti Barack Obama sebagai presiden AS. Karena jika di pilihnya Donald Trump diperkirakan akan memberikan pengaruh kepada perdagangan AS bersama dengan beberapa negara mitranya.

“Pengaruh untuk di selenggarakannya pemilihan Umum Amerika Serikat ada ketakutan kepada Donald Trump, walapun berada di dalam survey masih pesaingnya Hillary Clinton yang masih unggul dibandingkan dengan Trump. Namun mau apa tidak, Trump dan juga juga Clinton sama kuatnya. Memberikan kans terbuka jika nantinya Trump terpilih, serta pasar cemas kepada kepemimpinan Trump ke depannya,” tambahnya.

Dirinya menambahkan jika perdagangan di negara kita ini bersama dengan negara lain pada AS bakal terpengarih karena Donald Trump sebutkan bakal menaikkan bea masuk barang-barang impor, lebihnya impor dari China. Bakal memberikan pengaruh kepada Indonesia. Karena China yang saat ini juga menjadi mitra dagang dari negara kita. Trump bisa menjadi ancaman bagi negara Asia jika memang akhirnya terpilih menjadi pemimpin Amerika Serikat.

“Dampak untuk Asia terkait masalah perdagangan, bea impor yang bisa di naikkan 30-40%,” terangnya.