Mengupas Apa Itu Jobless Claims AS Dan Pengaruhnya Bagi Dolar

Tidak seperti laporan ekonomi yang rilis setiap bulan, Jobless Claims AS selalu muncul tiap minggu di hari Kamis. Meski frekuensi penerbitannya sering, dampak rilis data ini tetap saja berbobot tinggi. Sebenarnya, Apa Itu Jobless Claims AS dan mengapa ia dianggap penting di pasar forex?

Apa itu jobless claims

Apa Itu Jobless Claims?

Jobless Claims secara harfiah adalah Klaim Pengangguran. Data ini menunjukkan pengukuran klaim tunjangan pengangguran AS dalam waktu sepekan. Di Negeri Paman Sam, pengangguran memang mendapat tunjangan dari pemerintah, dan untuk memperolehnya, seseorang yang tak bekerja harus mengajukan klaim terlebih dulu.

Dengan demikian, bertambahnya Klaim Pengangguran bisa menjadi indikasi awal meningkatnya pengangguran. Sebaliknya, Jobless Claims yang berkurang dapat mengidentifikasi penurunan di tingkat pengangguran. Pasar tenaga kerja merupakan salah satu pertimbangan penting dalam penentuan suku bunga The Fed. Itulah mengapa, Jobless Claims yang menjadi sinyal awal tingkat pengangguran dianggap berdampak penting oleh para pelaku pasar.

Kelebihan Dan Kekurangan Trading Dengan Jobless Claims

Karena rilis seminggu sekali, pertumbuhan Jobless Claims cenderung volatil dan sering diabaikan para investor USD, terlebih ketika ada berita berdampak tinggi lain di saat yang sama. Akan tetapi, trader forex pro tak akan begitu saja mengesampingkan Jobless Claims. Mereka tetap memantau perkembangan data ini dan memasukkannya dalam pengamatan garis besar untuk sektor tenaga kerja AS.

Dikutip dari Investopedia, ada beberapa kelebihan dan kekurangan trading dengan Jobless Claims, di antaranya adalah:

Plus:

  • Sistem pelaporan mingguan menjadikan Jobless Claims sebagai data berdampak tinggi yang secara rutin menyajikan dinamika perubahan di pasar tenaga kerja, hampir secara real-time.
  • Ketika pasar sepi, trader bisa mengandalkan Jobless Claims sebagai indikator penggerak pasar yang selalu muncul di tiap pekan.
  • Jobless Claims sudah dihitung dengan penyesuaian musiman, sehingga pengukuran datanya bisa dianggap akurat.
  • Jika Anda mencermati rilis Jobless Claims yang diterbitkan langsung oleh Departemen Tenaga Kerja AS, maka Anda akan mendapati beberapa tanggapan dari para pakar tentang perubahan Jobless Claims di negara-negara bagian tertentu. Misalkan ada highlight tentang lonjakan klaim pengangguran dari eks pegawai di sektor industri mesin di New York, maka hal itu bisa dijadikan sebagai sinyal perlambatan di bidang terkait.

Minus:

  • Data Jobless Claims sangat volatil; hasil revisi bisa jauh berbeda dari data awalnya.
  • Jobless Claims sebenarnya tidak bisa merepresentasikan keadaan ekonomi secara keseluruhan.
  • Tidak ada klasifikasi sektor, sehingga sulit untuk mendeteksi perubahan tenaga kerja dari masing-masing industri.

Cara Trading Dengan Jobless Claims

Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, Anda bisa memanfaatkan Jobless Claims untuk menghimpun keuntungan di pasar forex. Caranya mudah saja, cukup tambah sentimen bullish untuk Dolar AS ketika Jobless Claims turun, atau berpihaklah pada sentimen bearish Greenback apabila Jobless Claims bertambah.

Semakin besar jarak antara data sebelumnya (Previous) dan saat ini (Actual), semakin tinggi pula dampak yang diberikan Jobless Claims terhadap pergerakan USD. Selain itu, kesenjangan antara ekspektasi (Forecast) dan Actual sering menjadi pemicu lonjakan harga. Bagaimanapun juga, pasar selalu bertindak heboh saat ada kejutan, meski seringkali reaksinya hanya berlangsung sejenak.

Dari sini mungkin Anda bertanya, mengapa naik turun Jobless Claims AS tidak bisa digunakan untuk buy dan sell, hanya pertimbangan untuk menempatkan sentimen saja? Pertama, Jobless Claims memang di atas kertas dianggap berdampak tinggi, tetapi efeknya tidaklah sesignifikan NFP AS atau kebijakan The Fed. Kedua, trading dengan data fundamental tidak bisa memperhitungkan 1atu sudut panjang saja. Anda harus bisa melihat gambaran besar dari berbagai rilis data, baru bisa menyimpulkan keadaan ekonomi sebelumnya, saat ini, dan memperkirakan kondisi di masa mendatang. Jobless Claims tentunya hanya menjadi bagian kecil di antara ‘data-data besar’ lain seperti NFP, Inflasi, GDP, dan lain sebagainya.

Setelah mempelajari ulasan mengenai Apa Itu Jobless Claims?, Anda diharapkan bisa memiliki pemahaman dan panduan untuk menyambut data Klaim Pengangguran AS di setiap hari Kamis.
Baca Juga: Apa Sih Beda Trading Forex vs Bitcoin.

Recent Post

Analisa Forex Mingguan 4-8 Juni 2018

Analisa forex mingguan 4-8 Juni kali ini dihadapkan pada melonggarnya ketegangan politik di Italia...

Cari Tahu Seputar Tingkatan Level Trader Forex

Sebenarnya, tingkatan level trader forex itu bukan sekedar pemula dan berpengalaman saja. Mulai...

Analisa Forex Mingguan 28 Mei-1 Juni 2018

Sesuai analisa forex minggu lalu, Dolar AS masih bullish meskipun sempat mengalami koreksi....

Teknik Trading Dengan Pola Harmonik

Dari pembahasan sebelumnya, kita telah mengetahui bahwa pola Harmonik adalah tata cara membaca...

Analisa Forex Mingguan 21-25 Mei 2018

Analisa Forex Mingguan 21-25 Mei 2018 - Perdagangan forex periode 21-25 Mei 2018 diawali dengan...

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, bermain Forex makin sering disebut-sebut sebagai cara mudah dan cepat untuk...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Menelusuri Broker Yang Terdaftar Di BAPPEBTI 2017

Saat memilih broker forex, biasanya Anda akan berfokus pada berbagai kondisi trading seperti...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...