5 Peristiwa Penting Yang Siap Mengguncang Pasar Pekan Ini

Pekan 11-15 Juni 2018 boleh jadi momen libur lebaran bagi trader Indonesia, tapi tidak demikian halnya dengan pasar global yang justru bersiap menyambut 5 event penting. Media Bloomberg bahkan menyambut pekan ini sebagai minggu terpenting di tahun 2018. Untuk lebih mempersiapkan antisipasi Anda, berikut peristiwa-peristiwa penting yang bisa menimbulkan gejolak pergerakan harga dalam sepekan mendatang.

1. Pertemuan Bersejarah Antara Donald Trump Dan Kim Jong-un

Selasa (12/6) pukul 1:00 GMT, Presiden AS dan pimpinan Korea Utara akan bertemu di Singapura, dalam suatu forum bilateral yang bisa dikatakan bersejarah karena riwayat perselisihan keduanya. Belum lagi, pertemuan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Trump dan pihak Kim Jong-un saling melontarkan hinaan serta ancaman.

Setelah Presiden Korsel Moon Jae-in bisa mendinginkan suasana dan memicu Korut untuk melakukan denuklirisasi, konflik antara Korea Utara dan AS pun berangsur-angsur mereda. Meski demikian, negosiasi yang telah dilakukan antara kedua negara di semenanjung Korea belum benar-benar menjamin perdamaian, karena masih ada kecurigaan-kecurigaan dari kedua belah pihak.

Diperkirakan, pertemuan antara Donald Trump dan Kim Jong-un akan memastikan hal itu lebih jauh. Trump utamanya bakal melihat komitmen denuklirisasi Korut. Ada 2 skenario yang mungkin terjadi. Pertama, jika pertemuan berakhir sukses, maka minat risiko akan menguat dan mendukung saham serta mata uang-mata uang dengan minat risiko tinggi.

2. Rilis Data Inflasi AS

Beberapa jam setelah pertemuan Trump dan Kim Jong-un, AS akan merilis laporan CPI (Consumer Price Index) bulan Mei. CPI inti bulan April berada di 2.1% YoY, sedikit lebih rendah dari ekspektasi dan sempat membebani pergerakan USD. Inflasi acuan The Fed, Core PCE (Personal Capital Expenditure) pun masih di bawah target 2%.

Rilis data inflasi memang biasanya penting, tapi kali ini bisa jadi momentum karena diterbitkan sebelum rapat kebijakan The Fed yang berlangsung di minggu yang sama. Jika inflasi AS berakselerasi, Greenback dapat terungkit naik, begitu pula sebaliknya apabila inflasi kembali mengecewakan forecast.

3. Kebijakan Suku Bunga The Fed

The Fed akan mengumumkan kebijakan suku bunga pada hari Rabu pukul 18.00 GMT (Kamis dini hari Waktu Indonesia), di tengah antisipasi tinggi terhadap Rate Hike. Notulen FOMC Mei menyebutkan bahwa “sudah sepantasnya (bagi Bank Sentral) untuk segera menaikkan suku bunga”, sehingga semakin memperkuat keyakinan pasar untuk Rate Hike bulan ini.

Jika benar terlaksana, maka kebijakan ini bakal sesuai dengan proyeksi bulan Maret yang memperkirakan 3 kali kenaikan di tahun 2018. Hal ini membuat adanya Rate Hike menjadi tak terlalu berdampak, mengingat pasar sudah mengantisipasinya jauh-jauh hari.

Sekarang yang ditengarai sebagai pemicu dari pengumuman The Fed adalah, apakah dot-plot akan diubah menjadi 4 kali kenaikan, atau apakah Bank Sentral bakal mensinyalkan kenaikan berikutnya di bulan Desember.

Untuk saat ini, banyak analis memperkirakan The Fed akan mengambil langkah aman dengan tidak mengubah dot-plot. Jika mereka menaikkan suku bunga di bulan September, masih ada cukup waktu bagi mereka untuk menaikkan suku bunga lagi (di bulan Desember), apabila ada perubahan arah kebijakan.

4. Pengumuman Kebijakan ECB

Tidak hanya The Fed, Bank Sentral yang akan mengumumkan kebijakannya di minggu ini adalah ECB (European Central Bank). Pertaruhan untuk langkah ECB bahkan lebih berisiko, karena sebelum ini muncul rumor tapering yang rencananya akan diumumkan oleh Bank Sentral.

Sebagai informasi, pasar sudah mengekspektasikan ECB untuk mengakhiri program pembelian asetnya di akhir tahun ini, karena penundaan lebih lanjut akan berisiko membebani Euro. Namun ada implikasi berbahaya yang patut diwaspadai jika Zona Euro mengalami inflasi tinggi setelah sekian lama berkubang dalam kondisi inflasi rendah: harga-harga di seluruh dunia mungkin bisa ikut naik. Hal ini cukup mengkhawatirkan pasar, terutama apabila The Fed juga bernada hawkish.

5. Rilis Data Retail Sales AS

Diluncurkan pada hari Kamis pukul 12.30 GMT, laporan penjualan ritel AS merupakan pengukur aktivitas konsumen yang selalu menjadi data berdampak tinggi. Meski demikian, imbas Retail Sales kali ini mungkin bisa diredam oleh nada pernyataan The Fed yang sulit dicerna pasar.

Namun apabila komentar The Fed cukup jelas (hawkish atau dovish), maka Retail Sales AS bisa memberikan dampak yang cukup berarti bagi pergerakan Dolar AS. Di bulan April dan Maret, penjualan ritel AS tumbuh 0.4%. Adanya kenaikan lebih lanjut tentu bisa menyokong penguatan USD pekan ini. Dan mengingat posisinya sebagai rilis data berdampak tinggi yang terjadi paling akhir di minggu ini, maka Retail Sales dapat menjadi penentu sentimen yang menutup gejolak pasar di pekan terpenting tahun 2018.

Recent Post

Trader Pasang Taruhan Besar Untuk Tembaga, Akhirnya Dijual Murah

Harga tembaga telah diserap selama sebulan terakhir, jatuh ke level terendah sejak Juli tahun...

Mitra di Hotel Toronto Trump Meningkatkan Pendanaan

Donald Trump dan anak-anaknya Ivanka, Donald Jr. dan Eric berpartisipasi dalam upacara...

7 Alasan di Balik Penurunan Tajam Harian Minyak AS

Kembalinya produksi Libya adalah salah satu alasannya, menurut sumber. Penurunan mingguan...

AS Akan Naikan Tarif Tambahan Impor Cina $200 miliar

Pemerintah Trump menaikkan tarif dalam perang dagang dengan China pada hari Selasa, yang...

China Berjanji untuk Membalas AS untuk Tarif Baru

Cina menuduh Amerika Serikat melakukan bullying dan memperingatkan akan membalas kembali...

Broker News

Manajemen risiko dalam trading forex trading: tips & trik

Cukup jelas bahwa operasi trading mana pun di pasar finansial bagaimanapun juga akan berhubungan...

Profil Broker Forex PT Askap Futures

Askap Futures adalah salah satu broker forex terbesar dan tertua di Indonesia yang telah berdiri...

PT. Agrodana Futures

PT Agrodana Futures adalah salah satu pialang berjangka lokal Indonesia yang juga berperan sebagai...

PT. Topgrowth Futures

PT Topgrowth Futures adalah perusahaan pialang (broker) yang memfasilitasi perdagangan online untuk...

24Option

Broker Forex Kini sekarang banyak sekali yang mencari mana broker forex binary options yang...

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Menelusuri Broker Yang Terdaftar Di BAPPEBTI 2017

Saat memilih broker forex, biasanya Anda akan berfokus pada berbagai kondisi trading seperti...

Daftar Broker Forex Resmi Di Indonesia

Trading forex adalah salah satu cara investasi jangka pendek yang bisa dilakukan dengan mudah oleh...