Resiko Trading Forex Yang Perlu Anda Tahu

Di balik peluang memikat dari trading forex, ada banyak resiko berbahaya yang jika tidak dipahami baik-baik akan berakibat fatal pada kelangsungan trading Anda. Ya, meskipun pasar forex menyimpan potensi besar bagi siapapun untuk mendapat keuntungan tak terbatas, trading forex tetaplah merupakan aktivitas beresiko. Nah, 3 kekurangan maupun resiko trading forex berikut akan mencontohkan hambatan yang harus siap dihadapi dan diantisipasi oleh setiap trader.

 

Pahami Resiko Trading Forex Sebelum Anda Memutuskan untuk Menjadi Trader

Banyak trader pemula atau orang awam yang tergiur dengan cerita sukses yang dialami para trader terkenal serta keuntungan yang mereka dapatkan. Tidak salah untuk berkiblat kepada mereka, tapi Anda juga paham resiko trading forex. Kenapa? Agar anda bisa lebih berhati – hati dalam mengambil keputusan saat bertrading ria. Berikut beberapa resiko trading forex yang harus Anda tahu sebelum bertrading:

  • Sebaik Apapun Strategi Anda, Peluang Loss Akan Selalu Ada

Ketidakpastian adalah kekuarangan trading forex yang paling menonjol. Inilah yang membuat trading menjadi kegiatan beresiko. Tidak ada satupun pihak yang bisa memprediksi pasar dengan akurat, sehingga hal terbaik yang bisa dilakukan trader adalah menganalisa harga dengan tingkat akurasi setinggi mungkin.

Akan tetapi, suatu strategi paling profitable yang sudah mendatangkan profit konsisten pun masih beresiko gagal jika sudah berhadapan dengan ketidakpastian pasar. Hal ini sepatutnya dimaklumi karena forex adalah pasar tidak terpusat yang pergerakan harganya mencerminkan sentimen semua pelaku. Alhasil, kekurangan trading forex ini menjadi santapan sehari-hari yang dihadapi para trader. Karena tidak bisa dihindari, ketidakpastian wajib diantisipasi dengan manajemen resiko yang baik. Itulah cara para trader berpengalaman mempertahankan keuntungan jangka panjang di pasar forex.

  • Sering Profit Tidak Selalu Bagus

Trading forex bukan persoalan benar dan salah. Jika analisa dilakukan untuk sekedar membuktikan keahlian Anda menebak pergerakan harga berikutnya, maka Anda lebih pantas menjadi seorang analis ketimbang trader.

Seorang trader forex yang baik tidak hanya mempertimbangkan akurasi analisa, tapi juga ukuran profit dan loss yang didapatkan. Besarnya untung rugi trading forex memang bersifat dinamis sesuai perubahan harga. Hal ini sebenarnya tidak bisa disebut sebagai kekurangan trading forex, karena prinsip dasar bertrading memang sudah seperti demikian. Perhitungan profit sesuai besar perubahan harga hanya akan menjadi kekurangan trading forex jika Anda tak dapat menyikapinya dengan benar.

Ketika dalam 10 trading forex Anda menang 7 kali dan kalah 3 kali, apa artinya jika setiap profit, keuntungan yang dikumpulkan tak lebih dari 20 pip, sedangkan saat kalah, kerugian Anda tak pernah kurang dari 50 pip? Pada akhirnya, beban loss masih melebihi profit yang terkumpul.

Itulah mengapa, Anda wajib menerapkan money management untuk memastikan profitabilitas jangka panjang. Trading forex bukan sekedar tebak-tebakan yang tujuan utamanya adalah menjadi benar, tapi sebuah proses yang dalam jangka panjang bisa berkembang sebagai investasi.

  • Jika Tidak Cermat Memilih Broker, Dana Anda Beresiko Hilang

Kekurangan ataupun resiko trading forex tidak hanya datang dari pasar dan kaidah trading, tapi juga broker yang semestinya berfungsi sebagai penghubung antara trader dengan pasar. Peran broker tak bisa dipandang sebelah mata, karena lewat jasanya-lah trader bisa berpartisipasi di pasar forex.

Sayangnya, industri broker forex juga menyimpan resiko yang bisa membahayakan keselamatan dana trader. Sudah tak terhitung kasus broker scam yang membawa lari uang nasabahnya. Karena sudah terlanjur deposit dan mengelola akun di broker seperti itu, maka tidak ada cara lain bagi korban untuk merelakan dana yang hilang. Lantas jika menggunakan broker ternyata juga beresiko, apa yang bisa dilakukan trader?

Jawabannya mudah: belajarlah cara membedakan tipe broker yang bisa dipercaya dan golongan broker yang layanannya meragukan. Indikator kredibilitas broker biasanya ditentukan dari regulasi dan jenisnya (dealing desk atau non-dealing desk). Selain itu, pengalaman broker dan tingkat kepuasan klien bisa menjadi nilai plus yang bisa mengklasifikannya ke dalam broker forex terpercaya.

Di sisi lain, broker forex yang meragukan biasanya tidak transparan dalam menyampaikan berbagai informasi. Ia juga gencar mengadakan promo fantastis dengan janji-janji tak realistis untuk menarik banyak klien. Biasanya, trader pemula mudah tertipu dengan strategi promosi broker-broker seperti ini. Tanpa mengecek kredibilitas dan pengalamannya, pendatang baru mudah sekali membuka akun dan melakukan deposit di broker forex meragukan ini. Ketika nantinya mereka merasa dicurangi atau dananya tak bisa ditarik, trader-trader semacam ini akan menyalahkan trading forex secara keseluruhan, tanpa menyadari jika ketidaktahuannya-lah yang menyebabkan kerugian tersebut.

Untuk itu, pelajari dan pahami baik-baik resiko trading forex. Jangan hanya berfokus pada kelebihan lalu mengabaikan kekurangan trading forex yang jelas-jelas berbahaya bagi kelangsungan akun Anda. Baik dengan mengenali karakteristik pasar forex, prinsip trading forex, hingga menggali tips-tips memilih broker terbaik, Anda bisa meminimalisir resiko dari 3 kekurangan trading forex di atas.

Recent Post

Quotes by TradingView