Apa Itu Indeks?

Belajar Forex

apa-itu-indeks

Selain forex, dikenal juga trading indeks. Trading indeks pun bisa dipelajari sebagaimana belajar forex. Namun, pertama-tama perlu kita kenali dulu apa itu indeks.

Indeks di pasar finansial merupakan harga gabungan dari berbagai saham berdasarkan kategori tertentu di pasar saham yang bisa mengindikasikan kondisi pasar secara keseluruhan. Indeks pertama di dunia adalah Indeks Dow yang diciptakan oleh Charles Dow pada Mei 1896 dan berisi harga saham dari 12 perusahaan publik terbesar di Amerika Serikat. Indeks ini sekarang bernama Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang berisikan 30 perusahaan paling besar dan berpengaruh di Negeri Paman Sam.

Selain DJIA, masih ada banyak indeks lainnya karena dalam pasar saham satu negara bisa ada banyak indeks sekaligus yang masing-masing memiliki kategori berbeda. Sebagai contoh, indeks Standar&Poor’s 500 (S&P 500) juga berasal dari Amerika Serikat, memuat sekitar 70% dari semua saham yang ada di pasar sahamnya. Angka indeks DJIA dan indeks S&P pun berbeda.

dow-jones

Terbentuknya Angka Indeks
Sepintas, indeks bisa dipandang sekedar sebagai daftar saham yang memenuhi kriteria tertentu. Namun, sebenarnya pembuatan indeks ada metodologi-nya, mulai dari yang paling sederhana hingga kompleks.

Indeks Dow dahulu hanya menambahkan harga saham dari 12 perusahaan lalu diambil nilai rata-rata-nya. Kini setelah penghitungan bisa otomatis dilakukan komputer, kebanyakan indeks dibuat dengan melakukan pembobotan harga dengan menimbang harga saham dan kapitalisasi (nilai pasar) perusahaan. Kapitalisasi pasar itu sendiri adalah harga saham saat ini dikalikan jumlah saham yang beredar.

Contoh pembobotan harga dalam pembentukan angka indeks itu seperti ini. Jika total kapitalisasi pasar sebuah perusahaan adalah Rp 1 juta dan nilai pasar keseluruhan saham-saham berbagai perusahaan dalam satu indeks adalah Rp 100 juta, maka perusahaan itu berkontribusi sebanyak 1% pada indeks. Apabila ada perusahaan lain bernilai Rp 10 juta, maka perusahaan itu bisa berbobot 10% dari indeks. Dan seterusnya.

Indeks Di Berbagai Negara
Sebagaimana telah disebutkan, indeks dapat ditradingkan layaknya forex. Sayangnya, trading indeks belum populer di Indonesia. Ini bisa dimaklumi karena orang-orang yang belajar forex atau investasi saham saja masih sedikit, apalagi indeks yang merupakan aset turunan di pasar finansial. Akan tetapi, indeks sudah lazim ditradingkan di luar negeri, terutama oleh spekulan pasar, karena menghadirkan peluang besar untuk profit.

Berikut beberapa indeks yang populer untuk ditradingkan dan negara asalnya:
1. Indeks DJIA atau Dow Jones Industrial Average (AS)
2. Indeks S&P 500 atau Standard&Poor’s 500 (AS)
3. Nasdaq Composite (AS)
4. FTSE 100 (Inggris)
5. NIKKEI (Jepang)
6. Hangseng (Hong Kong)
7. Kospi (Korea)
Dan lain sebagainya

Salah satu keunikan indeks adalah bisa ditradingkan oleh siapapun, tanpa harus terdaftar sebagai investor di pasar saham negara tertentu. Artinya, kita yang ada di Indonesia pun bisa bertrading indeks-indeks di atas, biarpun tidak terdaftar sebagai investor di AS, Inggris, Jepang, Hong Kong, maupun Korea. Syaratnya hanyalah bergabung dengan broker yang bisa memfasilitasi trading indeks. Dalam hal ini, belajar indeks mirip dengan belajar forex, jika Anda ingin lebih mengetahui Apa itu Forex, silakan baca juga artikel berikutĀ Pengertian Apa Itu Forex Trading

Bahkan, cara trading indeks bisa kita ketahui dari materi-materi belajar forex, karena dasarnya cara mendapatkan profit sama saja, yakni buy di angka rendah jika diperkirakan akan naik atau sell di angka tinggi jika diperkirakan akan turun. Hanya saja, aturan lot dan waktu trading bisa berbeda karena pasar saham memiliki waktu operasional lebih terbatas dibanding forex.