Apa Itu Currency?

Belajar Forex

Jika Anda mengenal bahasa Inggris, maka akan mengetahui terjemahan kata Currency dalam bahasa Indonesia sebagai Mata Uang. Namun, apabila sedang belajar forex, maka perlu memahami konsep Currency yang lebih dari sekedar terjemahannya saja. Seberapa dalam pemahaman akan Currency bisa mempengaruhi pemahaman Anda di materi-materi belajar forex lainnya dan seberapa sukses saat bertrading kelak. Lebih lanjut mengenai forex, silakan baca juga artikel berikut Pengertian Apa Itu Forex Trading .

Currency meliputi berbagai bentuk uang yang diterbitkan oleh pemerintah suatu negara dan beredar dalam perekonomiannya, digunakan sebagai alat pertukaran barang dan jasa, sekaligus merupakan landasan terjadinya perdagangan.

Pada umumnya, setiap negara punya Currency-nya sendiri, meskipun ada negara kecil tertentu yang memilih mengadopsi mata uang negara lain. Dalam belajar forex, ada sejumlah Currency yang wajib diketahui karena termasuk mata uang yang banyak diperdagangkan di dunia dan menjadi pilihan favorit para trader. Saking populernya, beberapa Currency punya julukan sendiri. Negara asalnya sering disebut sebagai “negara mayor” karena mata uang-nya tergolong kategori “Major Currency”.

Major Currency tersebut diantaranya:
1. Dolar Amerika Serikat (USD), sering juga disebut Greenback.
2. Euro (EUR), dijuluki “Single Currency” karena menyatukan banyak negara di perhimpunan Zona Euro.
3. Pound/Sterling Inggris Raya (GBP), disebut juga Cable.
4. Yen Jepang (JPY).
5. Dolar Australia (AUD), sebutan akrabnya adalah Aussie.
6. Dolar New Zealand (NZD), dengan julukan Kiwi.
7. Dolar Kanada (CAD), berjuluk Loonie.
8. Franc Swiss (CHF), atau disebut juga Swissy.

Pada umumnya, bank sentral menjadi otoritas moneter yang memiliki wewenang penuh untuk menerbitkan semua uang yang beredar dalam sebuah perekonomian. Akan tetapi, penggunaan Currency bisa melewati batas-batas negara, baik karena perdagangan internasional maupun transaksi di pasar forex. Karenanya, dikenal “Exchange Rate” atau kurs nilai tukar dimana suatu mata uang dihargai berdasarkan mata uang lainnya.

Nilai tukar suatu Currency bisa tetap (fixed), mengambang (floating), atau semi-mengambang. Nilai tukar Fixed artinya kurs suatu Currency dikaitkan dengan mata uang lainnya dalam besaran tetap. Nilai tukar Floating berarti kurs bebas ditentukan oleh dinamika di pasar forex, meski sewaktu-waktu bank sentral bisa melakukan intervensi untuk mempengaruhinya. Sedangkan nilai tukar semi-mengambang adalah ketika suatu mata uang dilepas ke pasar, tetapi bank sentral menetapkan kurs hanya boleh bergerak dalam kisaran tertentu saja.

Penting bagi kita untuk memasukkan agenda mengenal karakter dari masing-masing Major Currency saat belajar forex, termasuk tentang bank sentral, tipe sistem nilai tukar, dan hal-hal apa saja yang mempengaruhi Currency yang akan kita perdagangkan. Ini karena nilai tukar bisa berubah dengan cepat saat ada berita-berita ekonomi tertentu yang dianggap sensitif oleh pasar. Misalnya data Non Farm Payroll untuk Dolar AS atau data Penjualan Eceran (Retail Sales) untuk Pounds.

Selain Major Currency, pasar forex pun mengenal Minor Currency atau Exotic Currency. Ini mencakup mata uang-mata uang yang jarang diperdagangkan dan biaya trading-nya biasanya lebih tinggi ketimbang Major Currency. Beberapa mata uang ini diantaranya Rupiah Indonesia, Rupee India, Lira Turki, dan lain-lain.

Di era digital ini juga ada Currency yang tidak diterbitkan oleh pemerintah negara tertentu, tetapi bisa diperdagangkan di pasar forex karena penggunanya pun cukup banyak. Currency semacam ini disebut Cryptocurrency. Beberapa Cryptocurrency populer diantaranya Bitcoin, Litecoin, dan Dogecoin. Cryptocurrency biasanya dipakai dalam transaksi untuk membeli atau membayar barang dan jasa secara online melalui e-wallet (dompet online), tetapi nilai tukarnya sangat tidak stabil.

Bagi pemula yang baru belajar forex, tidak disarankan untuk bertrading Exotic Currency atau Cryptocurrency. Lebih baik berfokus pada Major Currency, karena lebih mudah ditemukan dan ditransaksikan, sementara biaya trading seperti Spread dan Commission Fee pun lebih murah. Bahkan trader forex profesional yang sudah sukses pun biasanya hanya memperjualbelikan Major Currency sehubungan dengan alasan serupa.

Recent Post

Quotes by TradingView