Top 10 Tools Analisa Forex Di Indonesia

Analisa Forex

Tools Analisa Forex merupakan piranti trading yang dibutuhkan oleh setiap trader. Kegunaannya bermacam-macam, mulai dari mengetahui kapan saat terbaik untuk bertrading dan kapan sebaiknya menghindari pasar, hingga untuk mencari peluang-peluang bagus untuk memetik pips. Tools apa saja yang populer dipakai untuk analisa forex di Indonesia? Berikut diantaranya:

 

1. Kalender Ekonomi
Kalender Ekonomi boleh dibilang merupakan tools analisa forex yang paling penting bagi trader manapun. Di dalamnya tertera jadwal event-event pengumuman data ekonomi penting dari setiap negara, yang mana itu bisa berpengaruh pada pergerakan pair-pair mata uang.
Tak semua data ekonomi berdampak besar, tetapi ada event-event tertentu yang bisa menggerakkan harga hingga 100-200 pip. Contohny Non Farm Payroll (NFP) dari Amerika Serikat yang bisa langsung menggoncangkan semua pair mayor segera setelah angka-angkanya diumumkan bila angka yang keluar ternyata meleset dari estimasi.

Masing-masing event akan muncul dalam Kalender Ekonomi disertai tanggal dan waktu rilis, berikut indikator berwarna apakah event itu akan berdampak kecil, menengah, atau besar. Juga akan ditampilkan angka aktual (jika sudah keluar), angka estimasi, dan angka data di periode sebelumnya.

ekonomickalender-andlestick_analisaforex

 

2. Pola Candlestick
Candlestick merupakan jenis grafik paling populer untuk analisa forex dan bertrading harian. Bukan hanya karena mampu menunjukkan pergerakan harga dengan ringkas, tetapi juga karena grafik Candlestick bisa membentuk pola-pola tertentu yang bisa mengindikasikan pergerakan harga selanjutnya dengan akurasi cukup tinggi.

Terdapat banyak sekali pola-pola Candlestick, terbentuk dari satu, dua, atau tiga candle. Trader biasanya hanya menghafalkan pola-pola tertentu yang penting saja, misalnya pola Bullish Engulfing, Bearish Engulfing, dan Shooting Star yang menjadi peringatan pembalikan arah gerak harga. Namun, ada juga trader yang bertrading hanya dengan mengandalkan pengamatan pola-pola Candlestick, tanpa menggunakan tools analisa forex lainnya.

candlestick_analisaforex

 

3. Pola Grafik (Chart Pattern)
Pola grafik merujuk pada bentuk-bentuk tertentu yang muncul di atas chart pada platform trading, dimana bila pola grafik itu terbentuk maka trader bisa memperkirakan apakah arah harga selanjutnya akan bullish, bearish, atau melanjutkan tren sebelumnya (continuation). Diantara pola-pola grafik populer bagi analisa forex adalah Double Top dan Double Bottom, Head and Shoulder, Wedge, Triangle, dan lain-lain.

Pergerakan harga tak selalu membentuk pola grafik tertentu yang bisa dipakai sebagai acuan analisa forex, tetapi begitu pola grafik nampak, maka itu merupakan peluang trading berharga. Untuk menemukan polaa-pola grafik ini, trader bisa memantau sendiri pergerakan harga di pair-pair favorit, ataupun memanfaatkan tools analisa forex otomatis seperti Autochartist.

autochartist

 

4. Pivot Point
Pivot Point menunjukkan level-level harga yang biasanya dipakai trader dalam analisa forex sederhana, karena dianggap sebagai sebagai patokan pergerakan harga di pasar. Level-level pivot point itu sendiri biasanya dikalkulasikan berdasarkan harga tertinggi (high), terendah (low), dan harga penutupan (closing price) di hari sebelumnya, untuk membentuk sejumlah tingkatan level support dan resisten yang praktis digunakan dalam trading intraday.

Tools terkait Pivot Point yang dipakai trader untuk analisa forex bisa berupa tabel seperti pada gambar di bawah ini, maupun kalkulator Pivot Point. Berdasarkan level-level harga support dan resisten dalam tabel atau hasil perhitungan kalkulator, trader dapat memutuskan apakah pasar sedang bullish atau bearish, dan kemana kira-kira pair forex tertentu akan bergerak.

tabel-pivot-point--analisaforex

 

5. Moving Average
Sebagaimana Pivot Point, Moving Average (MA) juga termasuk tools analisa forex teknikal paling sederhana. Bedanya, patokan MA bersifat dinamis, atau terus bergerak bersama perubahan harga. Ini karena Moving Average menghadirkan data harga yang sudah “dihaluskan” dalam bentuk rata-rata harga menurut periode tertentu.

MA bisa ditemukan dan diaplikasikan dengan mudah pada grafik di platform trading MT4. Wujud MA berubah-ubah berdasarkan timeframe yang ditentukan, sehingga bisa dipakai untuk analisa forex bagi trading intraday, scalping, maupun swing trading. Berikut contoh pengaplikasian Moving Average.

moving-average-analisaforex

 

6. Parabolic SAR
Parabolic SAR tergolong tools analisa forex teknikal yang sudah tersedia di platform trading MT4. Jika sudah diterapkan, maka akan muncul berupa titik-titik di bawah dan di atas harga yang sedang berjalan. Titik-titik akan muncul di bawah harga bila pergerakan tren-nya naik, dan muncul di atas harga bila pergerakan tren-nya turun. Dengan begitu, sinyal trading terbentuk ketika posisi titik berpindah.

Parabolic SAR cukup praktis dan tepat untuk digunakan pada timeframe berapapun di bawah Daily. Karena itu, banyak juga trader membuat sistem trading berdasarkan variasi Parabolic SAR yang sudah dihaluskan ataupun memasangkannya dengan tools analisa forex lainnya.

parabolic-sar-analisaforex

 

7. Relative Strength Index (RSI)
Salah satu tools analisa forex yang acap kali dipasangkan dengan Parabolic SAR adalah RSI. Fungsi utamanya bukan untuk memperkirakan kemana harga akan bergerak, melainkan untuk mendeteksi apakah kondisi di pasar sudah masuk overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual). Penggunaan RSI terutama untuk memastikan bahwa arah pergerakan harga yang diindikasikan oleh indikator teknikal lain adalah tepat, bukan fake (sinyal palsu).

Pada gambar chart di bawah ini, nampak RSI dipasangkan dengan Parabolic SAR. Dalam analisa forex, kedua indikator teknikal tersebut bisa dilengkapi lagi dengan tools lainnya, seperti MACD atau Stochastic.

relative-strength-index-rsi-analisaforex

 

8. MACD dan Stochastic
MACD dan Stochastic sudah umum digunakan oleh trader, baik secara terpisah maupun bersamaan. Pada dasarnya, fungsinya sebagai tools analisa forex sama, yaitu untuk secara optimal mendeteksi peluang trading saat harga bergerak pada kisaran tertentu saja (ranging/sideways). Ini berlawanan dengan tools analisa forex umumnya yang berfungsi lebih baik di pasar trending ketimbang ranging. Keduanya dapat ditemukan dan dipasang dengan mudah di platform trading MT4.

macd-stochastic-analisaforex

 

9. Pemantau Sentimen Pasar (Rasio Jual/Beli)
Sentimen Pasar yang ditunjukkan oleh Rasio Jual/Beli (Long/Short Ratio) biasanya berupa bagan yang menampilkan berapa banyak trader membuka posisi buy/sell pada setiap pair di sebuah broker. Dalam analisa forex, ini mudah untuk diterjemahkan. Pair dengan posisi short (sell) tinggi akan cenderung tertekan, sedangkan bila posisi buy bertambah maka harganya akan cenderung meningkat. Seperti ini contoh tampilannya:

rasio-jual-beli-analisaforex

Sayangnya, karena pasar forex bersifat OTC (Over The Counter) dan tidak terpusat, maka tak ada penyedia rasio jual/beli di seluruh dunia secara menyeluruh. Pun, tak semua broker menyediakan data sentimen pasar seperti ini. Alternatifnya, bagi trader yang ingin tahu tentang sentimen pasar secara mingguan, bisa menengok data Commitment of Trader (COT) yang dikeluarkan oleh lembaga CFTC AS setiap hari Sabtu pagi. Ini bisa bermanfaat dalam merencanakan analisa forex untuk bertrading di pekan berikutnya.

 

10. Pemantau Volatilitas Forex
Volatilitas dalam forex menggambarkan besarnya naik-turun harga pada suatu pair mata uang. Pair mata uang yang volatilitas-nya tinggi, berarti peluang untuk mendapatkan profit dari pergerakan harga juga tinggi, tetapi risiko meningkat. Di sisi lain, pair mata uang dengan volatilitas rendah berarti peluang dan risiko-nya lebih kecil pula.

Dengan demikian, Pemantau Volatilitas Forex sangat berguna bagi trader untuk menentukan besaran Stop Loss dan Take Profit optimal. Tools analisa forex ini tak tersedia pada platform trading MT4 yang umum digunakan, tetapi biasanya terintegrasi dalam fasilitas trading seperti Autochartist atau bisa ditemukan di internet dalam bentuk tabel seperti pada gambar di bawah.

tabel-volatilitas-analisaforex