Data GDP Amerika Serikat Jatuhkan Kurs Dolar Ke Level Terendah

Analisa Forex

Data GDP (Gross Domestic Product) Amerika Serikat yang dipublikasikan pada hari Jumat lalu, ternyata mengindikasikan perlambatan ekonomi telah berlangsung sejak awal tahun. Akibatnya, indeks Dolar AS, yang menjadi barometer kekuatan kurs Dolar AS terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya, terpuruk di level terendah 14 bulan di penghujung sesi perdagangan pekan lalu.

20170731-data-gdp-amerika-serikat-jatuhkan-kurs-dolar-ke- level-terendah

Data GDP Amerika Serikat Lesu Sejak Kuartal Satu
Menurut laporan U.S. Bureau Of Economic Analysis, GDP untuk kuartal II/2017 (preliminer) naik 2.6% QoQ, sesuai dengan ekspektasi analis sebelumnya. Namun demikian, data GDP kuartal I/2017 (final) secara tak terduga direvisi turun ke 1.2% QoQ. Hal ini menimbulkan kerisauan kalau kondisi kesehatan ekonomi AS tak sesehat yang diperkirakan oleh para pengambil kebijakan. Akibatnya, dikhawatirkan akan berimbas pula pada batalnya rencana pengetatan moneter bank sentral AS (Federal Reserve/FED), karena kenaikan suku bunga menuntut adanya perekonomian yang kondusif.

Data GDP Amerika Serikat merekam total nilai aktivitas ekonomi di negeri Paman Sam. Laporannya biasa disusun secara kuartalan dan dilaporkan sebanyak tiga kali di bulan berbeda, setelah kuartal yang dihitung berlalu. Tiga kali itu meliputi laporan Preliminary (First Estimate), Second Estimate, dan Final. Mengingat sudah beberapa kali terjadi peninjauan ulang sebelum dicapai data GDP Final, maka jarang sekali dilakukan revisi lagi setelahnya, seperti yang terjadi pada data GDP Amerika Serikat kuartal I/2017 kali ini.

Di sisi lain, kondisi politik di Washington turut memperburuk sentimen pasar pada Dolar AS. Untuk kesekian kalinya, Senat AS lagi-lagi gagal menggolkan rencana undang-undang layanan kesehatan yang diajukan Presiden Donald Trump untuk menggantikan Affordable Care Act (ObamaCare).

Mata Uang Mayor Lainnya Pesta Pora
Pasca rilis data GDP Amerika Serikat, mata uang-mata uang mayor melonjak seketika. Euro berhasil mencetak rekor penguatan 3% untuk sepanjang bulan Juli, dengan EUR/USD naik ke $1.1747. GBP/USD meloncat ke $1.3129. USD/JPY jatuh ke 110.84.

Sementara itu, USD/CAD terjun ke $1.2439. Selain terdukung oleh buruknya data GDP Amerika Serikat, Dolar Kanada juga di-support oleh pertumbuhan GDP Kanada yang lebih tinggi dari ekspktasi. Dalam laporan GDP Kanada yang dirilis di waktu hampir bersamaan dengan GDP AS, pertumbuhan ekonomi negeri bersimbol Daun Mapel ini tercatat naik 0.6% MoM di bulan Mei 2017, jauh di atas estimasi analis yang dipatok pada 0.2% saja.

Namun demikian, pasangan-pasangan mata uang mayor nampak sudah menghentikan reli-nya pada awal sesi perdagangan Senin pagi ini (31/Juli). Pasar boleh jadi akan menantikan indikasi fundamental dan teknikal lainnya sebelum menentukan, apakah akan lanjut melakukan aksi jual, atau membalik posisi menjadi Buy.