Benarkah Kenaikan Suku Bunga BoE Semakin Dekat?

Analisa Forex

Kamis petang ini (15/6), pasar cukup dikagetkan oleh hasil voting anggota MPC yang mengisyaratkan kesiapan BoE untuk mengambil langkah pengetatan. Dari prediksi 7 banding 1, notulen BoE mengungkapkan bahwa suku bunga tetap diputuskan dari hasil voting 5 banding 3. Hal itu jelas menandakan adanya 2 anggota baru yang beralih ke sisi hawkish, mengingat selama ini hanya ada 1 anggota MPC yang memperjuangkan kenaikan suku bunga. Lantas, benarkah ini menjadi pertanda valid akan perubahan arah kebijakan BoE dalam waktu dekat? Rangkuman analisa forex Craig Erlam berikut akan mengungkap telaah lengkapnya.

Tak Lagi Andalkan Inflasi
Konsensus yang terbentuk menjelang pengumuman kebijakan BoE cukup kuat meyakini jika Bank Sentral Inggris itu tak akan mengungkit suku bunga, paling tidak sampai 2019 nanti. Diperkirakan, para pembuat kebijakan bakal melihat inflasi terlebih dulu sebagai pendukung keputusan.

Akan tetapi, laporan yang terungkap dari notulen BoE terbaru justru membuktikan sebaliknya. Bertambahnya anggota MPC yang memutuskan kenaikan suku bunga telah memicu interpretasi yang menyebar di berbagai analisa forex, bahwa preferensi Bank Sentral telah beralih pada pertumbuhan sektor tenaga kerja, dan toleransi untuk pencapaian inflasi di atas target sudah semakin menipis.

Hanya Alarm Palsu
Analisa forex Craig Erlam tak melihat hasil notulen di atas sebagai alasan kuat untuk meyakini kenaikan suku bunga BoE dalam waktu dekat. Pertama, satu-satunya anggota MPC yang sedari dulu berpegang teguh pada pandangan hawkish-nya, Kristin Forbes, akan segera meninggalkan BoE akhir bulan ini. Jadi meskipun ia mendapat sekutu baru, suara pendukung kenaikan suku bunga jelas akan berkurang. Kecuali ada anggota lain yang berubah pikiran, suporter pengetatan kebijakan masih akan kalah suara.

Alasan kedua yang diuraikan dalam analisa forex Craig Erlam datang dari outlook perekonomian. Menurut analis Market Pulse itu, proyeksi Inggris belum terlalu meyakinkan sehingga pertumbuhan upah kemungkinan besar tak akan meningkat secara signifikan. Hal itupun pada akhirnya bakal memperlambat pertumbuhan inflasi, terutama setelah dampak kenaikan Sterling berlalu.

“Satu hal yang dapat dipelajari dari pengumuman BoE kali ini adalah, market perlu berhati-hati dalam memprediksikan pertemuan MPC,” demikian ungkap Craig Erlam dalam analisa forex yang ditulisnya.

Analisa Forex Untuk Poundsterling Dalam Pandangan Teknikal
Secara teknikal, GBP/USD belum menunjukkan keberanian untuk berarak dalam trend bullish. Chart H1 di bawah ini memperlihatkan rebound harga yang masih berupaya menjangkau resistance (2 garis slow MA).

analisa teknikal gbpusd setelah keputusan boe

Di samping itu, indikator Stochastic tak lagi mengindikasikan prospek kenaikan yang signifikan, mengingat momen reversal dari crossing di area oversold telah berlalu. Namun demikian, jika dilihat dari analisa forex teknikal dengan MACD, GBP/USD masih berpotensi naik lebih tinggi. Hal itu terlihat dari area MACD yang makin mengecil ke atas dan garis-garis sinyal memperlihatkan potensi crossing up.