Apa Itu Sentimen Pasar Dalam Trading Forex?

Sentimen pasar adalah faktor penggerak harga paling utama. Seringkali, sentimen pasar disejajarkan denagan fundamental dan teknikal, sehingga bisa dianggap sebagai salah satu metode analisa. Hanya saja, sentimen tersebut sebenarnya bukanlah fundamental dan teknikal yang hanya menjadi instrumen analisa.

Pada kenyataannya, sentimen pasar berada di level yang lebih tinggi dari fundamental dan teknikal. Hal itu karena sentimen pasar adalah faktor utama yang memicu tindakan buyer dan seller, sementara fundamental dan teknikal adalah alat bantu yang digunakan untuk memprediksi sentimen pasar. Bagaimana bisa demikian? Sebelum mempelajari hal itu lebih lanjut, mari mengenal lebih dulu istilah-istilah penting dalam sentimen pasar.

apa itu sentimen pasar

Bullish, Bearish, Dan Risk Appetite

Dalam mengenali sentimen pasar, istilah yang paling umum digunakan adalah bullish dan bearish. Bullish merupakan sentimen yang mencerminkan optimisme, sehingga para pelaku lebih cenderung melakukan buy. Sebaliknya, sentimen yang bearish dikuasai oleh pesimisme, sehingga para pelaku lebih cenderung melakukan sell ketimbang buy.

Reli harga dalam suatu uptrend biasanya ditunjang oleh sentimen bullish, sedangkan penurunan harga tercipta karena dorongan sentimen bearish.

Ada pula 2 istilah lain yang berkaitan dengan minat risiko, yakni high risk appetite dan low risk appetite. High risk appetite berkaitan dengan kondisi pasar yang didominasi oleh tingginya minat risiko di kalangan trader dan investor. Minat risiko tinggi artinya para pelaku pasar optimis dengan kondisi dan prospek ekonomi, sehingga mereka berani berinvestasi di aset-aset berisiko tinggi. Sebaliknya, low risk appetite mensinyalkan kondisi pasar yang sangat berhati-hati mengambil risiko. Biasanya, aset berisiko rendah seperti safe haven menjadi pilihan mayoritas di kondisi sentimen ini.

Arti Penting Sentimen Pasar

Sentimen pasar sangatlah penting dan wajib dipahami semua trader. Pada dasarnya, pergerakan harga di pasar forex merupakan akumulasi dari transaksi trader dan investor di seluruh dunia. Karena itu, bisa dikatakan bahwa harga sebenarnya digerakkan oleh ‘tangan-tangan manusia’ yang rentan dipengaruhi sentimen. Inilah hal yang membuat harga di pasar forex tidak bisa diperkirakan dengan benar-benar pasti.

Contohnya, harga bisa melemah meski sinyal-sinyal dari 3 indikator bernada bullish. Setelah dikupas lebih lanjut, ternyata sentimen pasar sedang dikhawatirkan oleh risiko baru dari keputusan pemotongan suku bunga Bank Sentral.

Contoh lainnya, harga malah bergerak menguat setelah penjualan ritel diketahui merosot lebih buruk dari ekspektasi. Meski biasanya berdampak tinggi, sentimen tersebut rupanya tidak terlalu menganggap serius penurunan retail sales. Hal ini karena dalam kerangka fundamental yang lebih besar, ekonomi diproyeksi tumbuh lebih baik setelah pemerintah menerapkan kebijakan pemotongan pajak. Itulah mengapa, para pelaku pasar yang sudah memperhitungkan dampak kebijakan baru memiliki alasan untuk bertahan dalam sentimen bullish.

Dua contoh di atas membuktikan bahwa sentimen pasar memiliki peran terpenting untuk memperkirakan pergerakan harga. Sayangnya, sentimen tersebut lebih sulit dianalisa, karena mencerminkan konsensus pasar yang bisa terdiri dari beragam metode, opini, dan keputusan subjektif, Menanggapi kesulitan tersebut, Anda tak perlu berkecil hati dulu, karena terdapat cara-cara umum yang bisa diterapkan untuk memperoleh (setidaknya) garis besar dari sentimen yang sedang terbentuk.

Memperkirakan Sentimen Pasar

Cara paling umum untuk memperkirakan sentimen pasar adalah dengan melakukan analisa fundamental. Konsensus pasar memang berbeda-beda, tapi suara mayoritas biasanya cenderung mematuhi prinsip hubungan fundamental dan pergerakan harga. Kecuali terdapat konteks-konteks fundamental lain yang perlu diperhatikan dan bisa berdampak besar, Anda bisa fokus memperhatikan rilis data ekonomi atau event terbaru untuk menganalisa sentimen  tersebut.

Cara selanjutnya adalah dengan memperhatikan unsur teknikal, terutama saat pasar sedang tidak didominasi oleh isu fundamental berdampak tinggi. Beberapa konsep analisa teknikal yang bisa digunakan untuk mengukur sentimen pasar adalah:

  • Analisa harga dengan SUpport Resistance
  • High Low pergerakan harga
  • Price Action
  • Pola Chart (triangle, head and shoulders, dsb.)

Anda juga bisa menggunakan tool-tool broker atau penyedia teknologi trading yang menampilkan data sentimen buyer dan seller. Namun cara analisa ini memiliki kelemahan karena hanya mengukur sentimen pasar dari kelompok trader tertentu. Misalkan Anda menggunakan tool sentimen di broker A, maka data sentimen pasar yang Anda dapatkan hanya merefleksikan sentimen di kalangan trader broker A.

Demikian penjelasan singkat tentang sentimen pasar. Jika Anda ingin lebih memahami materi ini, jangan bosan dan malas untuk rajin-rajin melakukan analisa fundamental, teknikal, dan melihat pergerakan harga dari price action-nya. Bagaimanapun juga, kemampuan trading bukanlah suatu hal yang bisa didapat dalam sekejap mata, melainkan hasil belajar dan berlatih yang telah diasah dalam periode waktu tertentu.

Recent Post

Trader Pasang Taruhan Besar Untuk Tembaga, Akhirnya Dijual Murah

Harga tembaga telah diserap selama sebulan terakhir, jatuh ke level terendah sejak Juli tahun...

Mitra di Hotel Toronto Trump Meningkatkan Pendanaan

Donald Trump dan anak-anaknya Ivanka, Donald Jr. dan Eric berpartisipasi dalam upacara...

7 Alasan di Balik Penurunan Tajam Harian Minyak AS

Kembalinya produksi Libya adalah salah satu alasannya, menurut sumber. Penurunan mingguan...

AS Akan Naikan Tarif Tambahan Impor Cina $200 miliar

Pemerintah Trump menaikkan tarif dalam perang dagang dengan China pada hari Selasa, yang...

China Berjanji untuk Membalas AS untuk Tarif Baru

Cina menuduh Amerika Serikat melakukan bullying dan memperingatkan akan membalas kembali...

Broker News

Manajemen risiko dalam trading forex trading: tips & trik

Cukup jelas bahwa operasi trading mana pun di pasar finansial bagaimanapun juga akan berhubungan...

Profil Broker Forex PT Askap Futures

Askap Futures adalah salah satu broker forex terbesar dan tertua di Indonesia yang telah berdiri...

PT. Agrodana Futures

PT Agrodana Futures adalah salah satu pialang berjangka lokal Indonesia yang juga berperan sebagai...

PT. Topgrowth Futures

PT Topgrowth Futures adalah perusahaan pialang (broker) yang memfasilitasi perdagangan online untuk...

24Option

Broker Forex Kini sekarang banyak sekali yang mencari mana broker forex binary options yang...

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Menelusuri Broker Yang Terdaftar Di BAPPEBTI 2017

Saat memilih broker forex, biasanya Anda akan berfokus pada berbagai kondisi trading seperti...

Daftar Broker Forex Resmi Di Indonesia

Trading forex adalah salah satu cara investasi jangka pendek yang bisa dilakukan dengan mudah oleh...