Apa Itu P&F (Point And Figure)?

Analisa Forex

apa-itu-point-and-figure

Istilah P&F (Point And Figure) boleh jadi jarang didengar oleh trader forex pemula. Namun, ini merupakan salah satu istilah yang cukup populer untuk analisa forex tingkat lanjut. Berikut sekilas paparan tentang apa itu P&F.

Pengertian P&F (Point And Figure)
P&F (Point And Figure) adalah salah satu teknik menggambar grafik (charting) yang digunakan dalam analisa forex dengan metode teknikal. Namun, berbeda dengan teknik charting pada umumnya, P&F tidak menggambarkan harga versus waktu. P&F justru menggambarkan harga versus perubahan arahnya dengan menorehkan sederetan kolom (X) sebagai kondisi ketika harga naik dan sederetan kolom (O) sejalan dengan menurunnya harga. Grafik didasarkan pada pergerakan harga, bukan waktu. Jika tak ada pergerakan harga yang signifikan, grafik takkan menunjukkan data baru.

P&F pertama kali ditulis oleh Hoyle dalam bukunya “The Game In Wall Street” pada tahun 1898, dan selanjutnya dijabarkan dalam stau buku utuh oleh Victor Devilliers pada 1933. Fungsi Chart P&F terutama untuk menyaring pergerakan harga yang tidak signifikan, sehingga memudahkan trader dalam menentukan level-level support dan resistance penting. Trader bisa menempatkan order buy/sell saat harga bergerak melampaui level-level support/resistance yang telah diidentifikasi.

Cara Menggunakan P&F (Point And Figure) Dalam Analisa Forex
Pada chart P&F seperti yang nampak di atas, angka dan huruf alfabet menandakan permulaan bulan (misalnya 5 untuk Mei, 9 untuk September, A untuk Oktober, dan seterusnya). Untuk menyingkirkan fluktuasi harga, chart P&F mengalokasikan pergerakan harga minimal bernama “Box Size”. Jika harga naik atau turun senilai kurang dari Box Size, maka tidak akan ditampilkan di atas chart. Pergantian kolom dari X ke O atau sebaliknya baru terjadi ketika harga berbalik senilai besaran ukuran reversal dikalikan Box Size.

Contohnya, bila pada chart P&F untuk pair EUR/USD, masing-masing Box Size adalah 30 pips (ditunjukkan dengan tulisan di atas chart B:0.0030) dan ukuran reversal 3 (R:3), sedangkan saat ini sedang terjadi Uptrend (sederetan kolom X). Kenaikan harga hingga 30 pip atau lebih dalam suatu waktu akan menambahkan jumlah X dalam sederetan kolom (ibarat sebuah tally saat penghitungan suara). Namun, bila terjadi penurunan harga hingga 90 pip atau lebih, maka trend harga dinyatakan berbalik dan akan tercipta sederetan kolom O sejalan dengan makin menurunnya harga. Pada momen-momen pembalikan harga (reversal) ini lah order bisa dieksekusi.

Chart P&F ini disebut-sebut sebagai salah satu tools analisa forex yang cukup akurat dalam mendeteksi reversal jika trader bisa menentukan parameter yang tepat. Akan tetapi, P&F (Point and Figure) tak termasuk dalam indikator teknikal bawaan (built-in) dalam software trading pada umumnya, termasuk di Metatrader4 (MT4). Pengguna platform MT4 yang ingin menggunakan P&F dalam analisa forex perlu mencari indikator buatan pihak ketiga untuk kemudian dipasangkan sendiri pada platform.