Analisa Forex USD/JPY: Bullish Sideways Menanti Kebijakan The Fed

Analisa Forex 

Sebagaimana diprediksi dalam analisa forex beberapa hari terakhir, USD/JPY akhirnya kehabisan tenaga dan memilih untuk beristirahat dari trend bullish yang terbentuk sejak Donald Trump memenangkan Pilpres AS. Pantauan analisa forex Investing Kamis (8/12) ini memperlihatkan USD/JPY sedang bergerak di kisaran 113.40, jauh lebih rendah daripada pencapaian minggu sebelumnya yang menduduki level 114.82, puncak tertinggi sejak Februari 2016. Lalu, bagaimanakah outlook untuk analisa forex USD/JPy berikutnya?

Analisa Forex Fundamental USD/JPY
Pergerakan USD/JPY di hari Kamis lebih banyak dipengaruhi oleh rilis data ekonomi Jepang. Disimpulkan tampil beragam, laporan dari negeri Sakura tersebut terdiri dari neraca berjalan yang tumbuh melebihi ekspektasi, dan angka PDB akhir yang tampil mengecewakan.

Surplus Current Account Jepang melompat ke level 1.93 triliun Yen, jauh lebih tinggi dari proyeksi di poin 1.57 triliun Yen. Di sisi lain, PDB final justru tak mampu memenuhi ekspektasi, karena hanya meningkat ke level 0.3% saja. Padahal, forecast memperkirakan jika data tersebut sanggup tumbuh hingga ke level 0.6%. Kekhawatiran market akan prospek ekonomi Jepang juga makin bertambah, mengingat PDB awal untuk Q3 direvisi turun menjadi 0.5%.

Analisa forex Kenny Fischer dari Market Pulse mencermati pertemuan BoJ dan The Fed sebagai event fundamental berikutnya yang layak dinanti oleh para trader USD/JPY. Bank of Japan dijadwalkan menggelar rapat pada 18 Desember, dan diprediksi akan mempertahankan suku bunga di level rendah -0.10%. Meski ekonomi tengah lesu, bank sentral tampak enggan menjulurkan lebih banyak stimulus. Pasalnya, suku bunga negatif sejauh ini belum mampu memacu pertumbuhan ekonomi Jepang, yang hingga kini masih berjuang keluar dari zona deflasi.

Sementara itu, The Fed juga akan mengadakan pertemuan di minggu depan, untuk membahas potensi kenaikan suku bunga AS. Pasar begitu yakin jika kebijakan tersebut akan diambil The Fed, terlihat dari tingkat probabilitas Fed Fund Futures yang dalam beberapa hari terakhir tak pernah turun dari level 95%, bahkan mencapai 100%.

Analisa forex USD di tahun 2017 akan semakin menarik, mengingat pemerintahan Donald Trump akan mulai berjalan. Sejauh ini, pasar masih menyambut kemenangan kandidat Partai Republik itu dengan antusiasme tinggi, karena isi kampanye yang menjanjikan peningkatan belanja pemerintah dan pemotongan pajak. Karena kedua langkah tersebut bisa berakibat pada peningkatan inflasi, yang mana akan mendorong The Fed untuk menyesuaikan outlook-nya, maka tak heran jika USD bergerak secara meyakinkan menyusul kemenangan Donald Trump.

Analisa Forex Teknikal USD/JPY
Secara teknikal, FxGrow mencermati bahwa USD/JPY bergerak dalam range Bullish Sideways. Sementara dari pengamatan di time frame H1, analis FX Bazooka memperkirakan USD/JPY akan melandai ke window support terdekat.

analisa forex teknikal usdjpy h1

Terlihat dalam grafik di atas, pola candle engulfing terkonfirmasi di puncak high terakhir. Harga sudah mulai tertarik ke bawah mendekati window support, sehingga besar kemungkinan harga akan melanjutkan penurunan tersebut. Perbandingan dengan chart D1 di sebelah kanan juga mengisyaratkan sinyal harga yang terlihat akan menuntaskan pencapaiannya menuju window support.

Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa sideways USD/JPY masih berada dalam sentimen bullish. Oleh karena itu, kemunculan pola candle bullish bisa menjadi pertanda kembalinya Greenback ke trend utama.