Analisa Forex GBP/USD: Makin Melorot Abaikan Retail Sales

Analisa Forex

Walaupun mendapat kabar gembira dari laporan penjualan retail, GBP/USD tak mampu melangkah naik. Pair tersebut justru melemah dan belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, dilihat dari analisa forex fundamental maupun teknikal. Mengapa bisa demikian? Inilah ulasan lengkapnya.

Analisa Forex Fundamental GBP/USD
Kamis sore ini (20/7), rilis retail sales dijadwalkan menjadi laporan ekonomi penting yang bisa menjadi faktor penggerak Pound. Namun faktanya, GBP/USD justru mengabaikan hasil gemilang retail sales dan terus melanjutkan pelemahannya.

Data penjualan retail sendiri dipastikan menguat setelah mencatatkan pertumbuhan ke level 0.6%, menanggalkan pencapaian periode sebelumnya yang masih berada di zona negatif -1.1%. Raihan tersebut lebih baik dari ekspektasi analis yang memproyeksikan kenaikan di level 0.4% saja.

Jika retail sales sudah meyakinkan, lantas apa yang menyebabkan GBP/USD masih saja terpuruk? Menurut analisa forex Boris Schlossberg, pasar rupanya masih dikecewakan oleh perkembangan terbaru seputar politik Inggris, yang rilis tak lama sebelum laporan retail sales diturunkan. Dalam update tersebut, PM Theresa May diyakini bakal bertahan di posisinya saat ini.

Hal tersebut dicerna negatif karena pasar memang tak pernah menyukai langkah dan pendirian May terkait perkara Brexit. “Hingga market melihat adanya progres meyakinkan tentang Brexit, GBP/USD masih berpotensi dikuasai seller dalam beberapa waktu ke depan,” ujar Schlossberg dalam analisa forex yang ditulisnya. Pakar trading yang menjadi rekan Kathy Lien di BK Asset Management itu juga menyimpulkan bahwa rilis data ekonomi yang lebih baik dari ekspektasi tak akan memiliki cukup kekuatan untuk mendorong Sterling, jika risiko politik dan Brexit masih kuat membayangi Inggris.

Analisa Forex Teknikal GBP/USD
Secara teknikal, tim analis FXTechstrategy mengkonfirmasi jika GBP/USD masih melanjutkan trend bearish-nya. Support terdekat ada di 1.2900, sementara batas bawah berikutnya terdapat di 1.2850 dan 1.2800. Jika penurunan harga sanggup menembus semua level support tersebut, pergerakan bearish GBP/USD bisa berlanjut ke 1.2750.

Dilihat dari pengamatan analisa forex teknikal dengan indikator RSI, GBP/USD juga berada dalam proyeksi bearish. Untuk lebih jelasnya, mari simak chart GBP/USD di time frame harian berikut:

analisa forex gbpusd setelah mengabaikan retail sales

Untuk resistance, analisa forex FXTechstrategy menempatkan target pertama di 1.3100 dan target kedua di level 1.13150.