Analisa Forex EUR/USD Mingguan: Nantikan Reaksi Draghi

Analisa Forex

Kemenangan Donald Trump telah mengejutkan pasar finansial global dan memicu kepanikan yang membuat volatilitas harga bergerak tak terkendali. Pasalnya, berbagai polling awal mengindikasikan jika Clinton-lah yang akan melenggang ke Gedung Putih. Namun demikian, ekspektasi tersebut tinggallah harapan, manakala Trump berhasil menjungkalkan berbagai prediksi dan memenangkan pertarungan Pilpres AS Rabu (9/11) lalu.

Mengikuti perkembangan tersebut, hampir semua aset di pasar finansial terkena dampak yang tak menguntungkan dari volatilitas, termasuk pair forex EUR/USD. Sejenak setelah Trump dipastikan menjadi Presiden AS terpilih, EUR/USD langsung melesat dari 1.0989 ke 1.1299. Namun tak lama kemudian, pair tersebut anjlok, dan terus merosot dan akhirnya menutup minggu lalu di 1.0830.

Lalu bagaimanakah dengan pekan berikutnya? Akankah pergerakan EUR/USD kembali stabil? Jika ya, di arah mana pair tersebut akan cenderung bergerak? Disusun dari uraian berbagai sumber, inilah analisa forex EUR/USD untuk outlook mingguan 14-19 November 2016.

Analisa Forex Fundamental EUR/USD
Coretan analis dari FX Bazooka mengungkapkan jika berita apapun dari Zona Euro pekan lalu tak berefek apa-apa akibat gejolak peristiwa di Amerika Serikat. Namun untuk selanjutnya, event yang menarik disimak adalah komentar Presiden ECB Mario Draghi tentang efek terpilihnya Donald Trump. Sosok tersebut akan berpidato pada hari Senin dan Jum’at, sehingga pasar bisa menantikan pengaruh fundamental dari sisi Zona Euro di akhir dan awal pekan.

Jika Draghi mengungkit imbas kemenangan Trump bagi risiko ekonomi global, maka Euro akan melemah dan trader bakal mengharapkan ECB untuk segera bertindak. Akan tetapi, Anggota Dewan Benoit Coeure sebelumnya sudah berkata jika sekarang masihlah terlalu prematur untuk menilai dampak Pemilu AS terhadap kebijakan ECB. Dengan demikian, ada kemungkinan Draghi tak akan memberi sinyal penting terkait pengaruh kemenangan Donald Trump.

Selain pernyataan Draghi, berita ekonomi lain yang akan meramaikan fundamental EUR/USD minggu depan adalah: Laporan produksi industri Zona Euro di hari Senin, PDB Jerman dan kawasan untuk kuartal ketiga pada hari Selasa, serta CPI final Zona Euro untuk Oktober dan notulen rapat ECB di hari Kamis.

Analisa Forex Teknikal EUR/USD
Walaupun lonjakan naik-turun EUR/USD pada minggu lalu terlihat ekstrim, namun secara teknikal hal itu sudah bisa diprediksi. Analisa forex dari EWM Interactive mengaku telah memperkirakan lompatan -lompatan harga di EUR/USD dengan pengamatan Elliot Wave-nya.

analisa forex eurusd teknikal emw

Sementara untuk proyeksi selanjutnya, analisa forex Elizabeth Belugina dari FX Bazooka memperkirakan adanya bearish lanjutan. Volatilitas ekstrim yang terlihat pada semua timeframe EUR/USD pekan lalu menurutnya akan menimbulkan tekanan bearish secara teknikal. Dengan kondisi seperti itu, bahkan para buyer pun tak akan sanggup bertahan meski hanya untuk sejenak.

Grafik di bawah ini menunjukkan EUR/USD dengan bacaan garis-garis Moving Average mingguan. Level 1.1120 dan 1.1140 akan bertahan sebagai resistance, sementara support EUR/USD telah tercapai di 1.0850 dan 1.0820/00. Apabila harga melemah dan menembus support tersebut, EUR/USD akan merosot hingga ke 1.0740.

analisa forex eurusd teknikal fxbazooka