Perkiraan AUD/USD: Aussie Mengalami Bearish

Perkiraan AUD/USD: Aussie Mengalami Bearish
Perkiraan AUD/USD: Aussie Mengalami Bearish

Pasangan AUD/USD siap untuk menutup minggu ini dengan kenaikan meskipun telah terjadi crash pada hari Rabu lalu, yang mengirimnya ke level terendah dalam hampir satu dekade. Kekhawatiran akan penurunan ekonomi global telah menjadi penggerak pasar utama selama beberapa hari terakhir ini, dengan dolar yang diuntungkan selama sementara waktu.

Namun, pemerintah AS tetap dalam status non-aktif parsial karena karena Presiden AS Trump menolak untuk mengaktifkannya kembali, kecuali jika Kongres menyediakan dana yang diperlukan untuk membangun tembok dengan Meksiko, yang dianggap Trump sebagai salah satu masalah keamanan nasional.

Permintaan untuk obligasi pemerintah di tengah pencarian perlindungan mengirim imbal hasil Treasury AS ke level terendahnya dalam hampir satu tahun ini, sementara ekuitas diimbangi antara keuntungan dan kerugian, sebagai salah satu skenario penghindaran risiko.

Putaran panik penjualan jangka pendek dipicu oleh Apple, karena perusahaan ini mengeluarkan peringatan yang menurunkan perkiraan pendapatannya, kemudian diperburuk oleh komentar dari penasihat ekonomi UE, Hassett, yang mengatakan bahwa perang dagang dengan Tiongkok akan memaksa banyak perusahaan AS untuk bergabung dengan Apple dalam penurunan penghasilan.

Baca juga: Perkiraan AUD/USD di 2019: Beban Akibat Perang Dagang AS-Tiongkok

Membantu Aussie pada akhir minggu lalu adalah berita positif tentang perang dagang AS-Tiongkok, karena para pejabat dari kedua negara akan bertemu pada Senin depan di Beijing untuk perundingan resmi putaran pertama sejak gencatan senjata 90 hari yang diumumkan sebulan yang lalu. Sementara itu, Tiongkok telah mengumumkan langkah-langkah stimulus lebih lanjut untuk sektor perbankan, memotong rasio persyaratan cadangan dengan 0,5 poin persentase mulai 15 Januari mendatang.

Selanjutnya, PBoC mengumumkan akan memperkuat pedoman ekspektasi pasar tahun ini, dan bekerja untuk mempertahankan suku bunga stabil dan likuiditas yang “cukup masuk akal”. Berita positif, bagaimanapun, tidak dapat menutupi kenyataan bahwa ekonomi Tiongkok tengah jatuh ke wilayah kontraksi pada bulan Desember lalu, karena PMI Manufaktur resmi turun menjadi 49,4 pada bulan Desember.

Tidak ada pembicaraan maupun angka positif yang dapat mengubah fakta bahwa ekonomi dunia tumbuh pada laju paling lambat selama bertahun-tahun.

Dukungan utama terhadap mata uang terkait komoditas adalah harga minyak, yang naik tajam di belakang penurunan tajam dalam inventaris AS dan OPEC yang memperluas pemotongan output mereka.

Tidak ada makroekonomi Australia yang relevan hari ini, tetapi akan ada dalam beberapa minggu mendatang ini, dan akan menjadi yang paling relevan dalam Neraca Perdagangan dan Penjualan Ritel.

Tiongkok akan merilis angka inflasi Desember pada kamis depan, namun yang pasti, berita utama terkait perang dagang kemungkinan besar akan menjadi penentuan, di samping perkembangan AS terkait keduanya, sebagian pemerintah yang non-aktif dan masa depan kenaikan suku bunga.

Perkiraan Teknis AUD/USD

Pasangan AUD/USD kembali pulih dari level terendah mingguannya 0,6775, level yang terakhir terlihat pada Maret 2009 yang saat ini diperdagangkan sekitar 250 pips di atas level, tetapi, meskipun mendekati level 0,7100 setelah adanya komentar dovish dari Ketua Fed Powell, pasangan ini bertahan di dekat level rendah 2017 dan bearish secara teknis.

Dalam grafik mingguan, pasangan ini telah jatuh di bawah SMA 20 yang bearish yang memberikan perlawanan antara bulan November dan Desember, sementara SMA 100 dan 200 bertahan 500 poin di atas level saat ini. Indikator teknis mulai pulih sedikit dari posisi terendahnya selama beberapa bulan, yang masih jauh dari area negatif dan jauh dari puncak pada bulan Desember di sekitar garis tengahnya. Semua ini menunjukkan bahwa pemulihan yang sedang berlangsung bisa saja korektif.

Secara harian, 20 DMA bergerak turun tajam, sementara indikator teknis pulih dari pembacaan oversold yang ekstrem, mengarah ke level yang lebih tinggi dalam area negatif, yang lebih mencerminkan pergerakan minggu ini daripada adanya dukungan kenaikan tambahan. Grafik ini menunjukkan bahwa pasangan ini kembali ke zona nyaman dari pertengahan Desember.

Baca juga: AUD/USD Lebih Tinggi dari Yang Di Harapkan

Dukungan langsung datang di 0,7070 selama beberapa hari ini, dan penutupan mingguan di atasnya akan mendukung beberapa kenaikan tambahan selama sesi mendatang. Jika pasangan ini naik melampaui 0,7100, akan 0,7150, dan 0,7200 akan datang pada periode berikutnya. Di bawah level 0,7070, dukungan berikutnya datang di level 0,6950 diikuti oleh 0,6900.

Sentimen AUD/USD

FXStreet Forecast Poll menunjukkan bahwa sentimen bearish jangka pendek, dengan 57% ahli yang disurvei melihat pasangan ini akan jatuh pada minggu depan, dengan target rata-rata 0,7026. Dalam satu dan tiga bulan ke depan, bull adalah mayoritas, di antara 0,71 dan 0,72.

Grafik ini, bagaimanapun, menunjukkan gambaran yang berbeda: moving average mingguan mempertahankan kemiringan bearish, dan sementara dalam tampilan bulanan rata-rata bergerak muncul, terdapat beberapa target sub-0,70. Dalam tampilan 3 bulan, rata-rata bergerak adalah sedikit bearish, dengan akumulasi target terbesar di sekitar 0,7100.

Sumber: fxstreet.com

Recent Post

Penggerak Pasar Untuk 22 Januari

Penggerak Pasar Untuk 22 Januari Penggerak Pasar Untuk 22 Januari. Pada hari Selasa, 22 Januari...

GBP/JPY Tetap Bertahan Dan Stabil

GBP/JPY Tetap Bertahan Dan Stabil. Sebelum dirilisnya data ketenagakerjaan dan upah di Inggris,...

Secara Umum Nilai Yen Lebih Tinggi Karena Ketakutan Pertumbuhan

Nilai Yen Lebih Tinggi Dengan Risk Aversion Secara Umum Nilai Yen Lebih Tinggi Karena Ketakutan...

Apa Itu Metatrader 4 (MT4)?

Metatrader 4 yang juga sering disebut sebagai MT4 merupakan platform trading online untuk forex,...

Mengapa Rand Afrika Selatan dan Peso Kolombia Tampak Paling Berisiko di 2019

Mengapa Rand Afrika Selatan dan Peso Kolombia Tampak Paling Berisiko di 2019 Tahun lalu...

Broker News

Apa pasangan mata uang yang paling sulit untuk diperdagangkan?

Jika Anda melihat panduan perdagangan Forex mana pun, Anda akan direkomendasikan untuk berdagang...

Metode Scalping Forex Terbaik

Jika Anda ingin mulai melakukan scalping di Forex, Anda perlu berpikir ulang tentang keseluruhan...

Apa yang Dimaksud Dengan Scalping Dalam Perdagangan Forex?

Ketika orang berbicara tentang trading Forex secara online dalam jangka pendek, mereka hampir...

Bagaimana Cara Trader Mengelola Risiko Perdagangan Mereka?

Manajemen risiko Forex adalah titik esensial tempat bergantungnya profitabilitas transaksi....

Apa Strategi Terbaik untuk Trading Jangka Pendek?

Trading short-term atau jangka pendek dapat menjadi sangat menguntungkan, namun juga berisiko...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...

Menelusuri Broker Yang Terdaftar Di BAPPEBTI 2017

Saat memilih broker forex, biasanya Anda akan berfokus pada berbagai kondisi trading seperti...